MEUREUDU- Lomba dayung sampan di Krueng Meureudu yang digelar, Kamis (16/8) petang, ikut memeriahkan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-73 RI di Pidie Jaya. Sayangnya, karena kurangnya informasi atau pemberitahuan sebelumnya, massa yang hadir sangat minim. Lazimnya, kegiatan yang satu ini dilaksanakan setiap 17 Agustus seusai upacara penaikan bendera dan massa yang hadir mencapai ribuan orang.

Tapi tahun ini, mungkin karena HUT RI bertepatan dengan hari Jumat, sehingga panitia melaksanakan pada 16 Agustus. Sejumlah warga Meureudu dan Meurahdua kepada Serambi secara terpisah mengaku kecewa karena tak tahu adanya lomba dayung sampan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. “Maunya kan bisa kita bawa anak-anak untuk menyaksikan laju-laju peuraho,” kata seorang ibu rumah tangga dengan nada tampak kesal.

Keuchik Merunasah Jurong Teupin Pukat, Cut Lidan Sulaiman juga mengaku kecewa, karena massa yang hadir pada lomba tersebut sangat minim. Tidak biasanya lomba dayung sampan yang digelar di Krueng Meureudu minim pengunjung.

Seharusnya, kata Cut Lidan, karena lomba digelar pada 16 Agustus, maka warga harus diberitahukan jauh-jauh hari.

“Padahal, sebaiknya digelar tanggal 18 Agustus saja,” timpal Keuchik Meunasah Jurong di lokasi tempat berlangsungnya lomba dayung sampan. Peraih juara pertama yaitu kelompok Ismail Ibrahim atau lebih dikenal dengan panggilan Chik E yang mendapat hadiah senilai Rp 1,5 juta. Juara kedua diraih kelompok M Isa Sulaiman yang mendapatkan hadiah Rp 1 juta, sementara juara ketiga kelompok M Kasem Yacub yang memperoleh hadiah Rp 750.000. Untuk hadiah hiburan bagi enam kelompok lain yang semuanya nelayan Meunasah Jurong masing-masing mendapatkan uang sebesar Rp 100.000. (/serambinews)

Jumlah Kunjungan

7235
Hari iniHari ini63
KemarinKemarin63
Minggu iniMinggu ini176
Bulan iniBulan ini1626
SemuaSemua7235

PETA LOKASI

Kantor Bupati Pidie Jaya Bagian Humas dan Protokoler Setdakab

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Follow