MEUREUDU - Pemkab Pidie Jaya mengundang semua warga calon penerima rumah duafa  ke Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (29/1/2018).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam di Oprom Setdakab setempat, selain sebagai ajang silaturahmi juga disampaikan perihal rumah bantuan.

Bupati Pijay, H Aiyub Abbas didamping Asisten  Pemerintahan dan Kesejahteraan, Ir Jailani Beuramat, Kadis PU, Bahrum Bhakti ST dan Kadis Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Dra Hj Cut Aminah dalam arahannya antara lain menyebutkan bahwa, Pijay masih banyak membutuhkan rumah layak huni untuk warga miskin dan kaum duafa.

Pemkab akan terus berupaya agar setiap tahun membangun rumah dimaksud. Karenanya, pemkab lanjut Aiyub Ababs meminta untuk bersabar menunggu giliran. Seperti halnya tahun 2017 yang baru lalu. Dengan dana Otsus Pemkab Pijay membangun 568 unit rumah yang tersebar di semua kecamatan. Selain itu, melalui dana Baitul Mal, Pemkab Pijay juga sudah membangun serta mengrehabilitasi puluhan  unit rumah.  

Khusus rumah bantuan untuk duafa tipe 36 dengan nilai Rp 80 juta per unit , progres realisasi fisik sudah mencapai sekitar 36 persen dan dijadwalkan akhir Maret 2018 rampung dan segera diserahkan kepada yang berhak menerima.

Sejumlah warga calon penerima rumah duafa menjawab Serambinews.com mengaku lega dengan dijatahkan rumah dimaksud. Konon lagi, mayoritas mereka selama ini jangankan membangun hunian, untuk kebutuhan sehari-hari saja terkadang sulit dipenuhi. “Saya berterima kasih kepada Pemkab yang telah membangun rumah untuk saya,” kata seorang ibu dari Trienggadeng. (/serambinews)

LENSA

kantor pu.jpg42271677.jpg71239959.jpg65624315.jpgkantor bupati.jpg103826538.jpg88368709.jpg42295290.jpgmanohara-sun rise.jpgpemandangan padi.jpgkuala merdu.jpgkantor dprk.jpgbappeda.jpgmanohara-sunset.jpgpantai kuthang.jpg

LINTASAN SEJARAH

PETA LOKASI

Jumlah Kunjungan

923
Hari iniHari ini54
KemarinKemarin69
Minggu iniMinggu ini176
Bulan iniBulan ini923
SemuaSemua923